Cuaca hari itu cerah sekali, langit biru
dan matahari mulai muncul menyinari bumi. Si gadis manis sudah siap untuk
berangkat ke sekolah, gadis manis 17 tahun yang duduk di sekolah menengah atas
ini bergegas meninggalkan rumah menuju ke sekolah. Namun di tengah perjalanan
dia dikagetkan dengan suara klakson mobil yang sedang melaju dari arah belakang
dan berhenti tepat di depan si gadis yang sedang berjalan menuju jalan raya
untuk menaiki angkutan umum. Si gadis pun berhenti berjalan dan kebingungan
siapa yang ada di dalam mobil tersebut. Keluarlah seorang pria tampan yang
ternyata pria itu adalah pria yang kemarin di taman menemui si gadis.
“Kamu Manis kan? Kamu.. seorang pelajar
SMA?” ucap si pria dengan nada bertanya sembari memasang wajah bingung dan
memperhatikan penampilan si gadis manis yang menggunakan rok abu-abu dan
membawa tas sekolah layaknya pelajar SMA.
“yaaaaa, saya masih SMA memangnya
kenapa?” jawab si gadis dengan nada heran dan raut wajah sedikit kesal atas
pertanyaan pria itu.
“oo.. ooh Tidak, saya telah salah menilai
kamu. Saya pikir kamu sudah dewasa karena yang saya lihat kamu terlihat dewasa”
ucap si pria dengan sedikit gugup sembari terus memperhatikan si gadis.
Dengan nada tinggi dan raut wajah bak
orang kesal si gadis menjawab “kau pikir saya
masih anak kecil?! kau tahu, saya bukan anak kecil lagi, saya sudah
dewasa” ucap si gadis sembari meninggalkan si pria tersebut.
“tunggu, bukan itu maksud saya, tapi...”
belum selesai si pria bicara si gadis berjalan semakin cepat meninggalkan si
pria.
Pria itu benar-benar merasa kebingungan
dan merasa bersalah atas apa yang telah ia katakan kepada si gadis, dia masuk
kedalam mobilnya dan segera mengejar si gadis, tapi si gadis sudah tidak
terlihat. Ternyata si gadis sudah naik angkutan umum dan pria tersebut belum
sempat meminta maaf kepada si gadis Manis.
Bersambung...
0 komentar:
Posting Komentar