Aku
tidak mengerti mengapa aku tidak pernah berhenti merindukanmu, aku pun tak tahu
apa yang terjadi dengan diriku ini sehingga selalu saja tersiksa oleh rasa yang
kini tengah menemani di setiap detikku yang menyiksa batinku. Kau datang, kita bertemu
secara tidak sengaja, tidak direncanakan dan tidak disangka-sangka,
sampai-sampai tumbuh kekagumanku terhadapmu.
Namun rasa kagum itu kian hari
kian menjadi seperti rasa rindu ini, ternayata dari kagum bisa berubah menjadi
mencintai sebegitu dalam seperti yang kini tengah aku nikmati. Semua rasa ini
datang begitu saja, namun hal lain yang aku rasakan adalah kau telah banyak
merubah hidupku melalui kedewasaan yang telah kau tularkan darimu untuk
hidupku, dari cara kamu menjalani kehidupan ini. Dari obrolan kita sehingga aku
mulai mengenalmu, bagaimana dewasanya pemikiranmu yang aku rasa begitu sama
persis seperti yang aku mimpikan.
Yaaa
aku tahu usia kita terpaut cukup jauh kan, oleh sebab itu aku merasa begitu
nyaman berada di dekatmu karna kedewasaanmu itu. Lembutnya tutur katamu padaku
dan manisnya setiap sikap mengalahmu untukku begitu membuatku tak ingin
berpaling. Suara, senyum dan tatap matamu semakin membuatku tak mampu berkutik.
0 komentar:
Posting Komentar